Headlines News :
Home » , » Revolusi Indonesia "Belum Selesai"

Revolusi Indonesia "Belum Selesai"



Lanjutkan Cita-cita Kemerdekaan

Banyak sekali isyarat yang diberikan Bung Karno dari ucapan-ucapannya, bahwa “Revolusi Indonesia belumlah selesai,” perjuangan bangsa ini masih jauh, dan masih banyak rintangan yang akan dihadapi oleh bangsa ini. Ucapan-ucapan ini tentunya berguna untuk memotivasi bangsa Indonesia agar tidak terlena dengan kemerdekaan yang sudah dicapai. Seperti yang pernah beliau ucapkan :

“Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka. Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong. Revolusi Indonesia belum selesai.”

Ada kekuatiran Bung Karno terhadap bangsa ini, yakni tentang kurang percaya dirinya bangsa ini, dan pernyataan itu bukanlah omong kosong. Apa yang pernah dicanangkan beliau tentang Gerakan Berdikari ( Berdiri diatas Kaki Sendiri), adalah sebuah motivasi untuk memandirikan bangsa, melepaskan bangsa ini dari segala ketergantungannya pada bangsa asing. Ada satu Slogan yang sering beliau ucapkan terdengar lucu tapi penuh motivasi untuk membangkitkan semangat, yaitu:

“Malaysia kita ganyang, Inggris kita linggis, dan Amerika kita setrika.”

Kalau kita mengenang kembali ucapan-ucapan yang pernah beliau kemukakan, yang kita baca dari lembaran-lembaran sejarah dimasa lalu, tentunya kita akan senantiasa mengenang kebesaran beliau, dan mengingat jasa beliau. Tapi tidaklah cukup kalau hanya sekedar mengingatnya, tapi perlu juga mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, dan berusaha untuk mengaplikasikannya dalam berbagai kesempatan, karena apa yang sudah Bung Karno lakukan barulah sebuah awal Revolusi, maka beliau mengatakan Revolusi Indonesia Belum Selesai.

“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”(Bung Karno)

Putra Sang Fajar itu meninggalkan berbagai kenangan bagi Bangsa ini, sejarah Indonesia tidak terlepas dari sejarah Perjuangan Bung Karno, bahkan Indonesia pun tidak bisa dipisahkan dari Nama Besar Ir. soekarno. Hari ini 42 tahun yang lalu, 21 Juni 1970, Bung Karno menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Gator Soebroto, pukul 7 pagi..Indonesia pun Berduka.

Refleksi 42 tahun wafatnya Bung Karno

Selamat Jalan Bung Besar…Pahlawan Besar…Bapak Bangsa Indonesia
Jasamu selalu kami kenang.

Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. mataajinatha - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger