Headlines News :
Home » » Wanita dan Posisinya dalam Kesetaraan

Wanita dan Posisinya dalam Kesetaraan




Kalau Tuhan takdirkan Adam harus didampingi Hawa, itu semua sebuah rencana besar agar ada manusia yang mengisi dunia. Diceritakan kalau Hawa diciptakan dari tulang rusuknya Adam, itu juga isyarat agar Hawa senantiasa ada disamping Adam, bukan didepan atau pun dibelakang. Pada kenyataannya, Laki-laki dan Wanita haruslah berdampingan, saling menutupi masing-masing kekurangan pasangannya.

Anak-anak yang cerdas pun dilahirkan oleh wanita yang cerdas pula, begitu juga pemimpin yang sukses, pastinya karena didampingi wanita yang cerdas dan seorang ibu rumah tangga yang baik. Begitu juga sebaliknya, hancurnya karir seorang pemimpin bisa karena disebabkan oleh wanita, dan runtuhnya sebuah negara juga bisa karena wanita, makanya dikatakan wanita itu Tiang Negara.

Seorang Pujangga bisa menciptakan karya sastra yang indah pun terinspirasi dari keelokan budi dan kecantikan seorang wanita, penyair dan pencipta lagu bisa menciptakan syair hampir rata-rata karena terinspirasi karena cintanya pada seorang wanita. Bahkan banyak pelukis baik yang ada di Indonesia maupun di Mancanegara, karya lukisnya terinspirasi karena indahnya lekuk tubuh seorang wanita, pigur wanita selalu menjadi sumber inspirasi mereka.

Lukisan Da Vinci : Monalisa

Lukisan Basuki Abdullah

Sekarang wanita tidak saja menjadi Ibu Rumah Tangga, banyak wanita yang juga menjadi kepala keluarga, karena laki-laki yang menjadi pendampingnya sudah tidak mampu mengimaminya. Antara laki-laki dan wanita tak ada lagi bedanya dalam kesetaraan, yang membedakannya hanyalah jenis kelaminnya dan juga kodrat lahiriahnya.

Tapi sehebat apa pun wanita tetap saja menjadi ma’mum didalam rumah tangga, menjadi ibu dari anak-anaknya, boleh saja perannya menjadi tulang punggung keluarga, namun tidak serta merta wanita harus menjadi besar kepala dan menjadi penguasa didalam rumah tangga. Wanita tetap saja seorang wanita, tidak mungkin sosok dan waujudnya berubah menjadi seorang Pria nan perkasa, boleh saja berjiwa pria namun fisiknya tetap saja wanita.

Foto Illustrasi :http://www.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.metrojambi.com
Illustrasi lukisan :  Basuki Abdullah : http://rosodaras.wordpress.com/2009/10/22/perempuan-dalam-lukisan/

Lukisan Monalisa : http://www.bbc.co.uk/worldservice/assets/images/2009/08/12/090812103905_monalisa.jpg
Share this article :

0 comments:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. mataajinatha - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger